Apa Itu Terra LUNA? Cara Beli, Cara Kerja & Kelebihannya

/ 472 Views

terra luna

Apa Itu Terra LUNA

Terra Luna menjadi perbincangan hangat dalam minggu ini, sebenarnya apa itu Terra Luna? Terra ialah sebuah blockchain dengan ekosistem pembayaran digital yang terdesentralisasi memakai asset kripto yang di katakan sebagai stablecoin. Stablecoin sebagai asset kripto yang di buat untuk mempunyai nilai sama dengan mata uang fiat. Asset stablecoin terpopuler yang Terra buat ialah TerraUSD (UST). Di samping itu, Terra sebagai blockchain yang mempunyai kompetensi smart contract dan dapat memberikan dukungan di buatnya ekosistem DApps di atasnya.

Jaringan Terra memungkinkannya pengembang blockchain untuk membuat blockchains dan DApps khusus untuk beragam kasus pemakaian. Umumnya yang fokus pada DeFi (decentralized finance), project non fungible-token (NFT), dan program Situs 3.0. Terra network bekerja memakai proses algoritma Delegated Proof-of-Stake (DPoS), sebuah kesepakatan pada asset kripto di mana pemakai bisa menambang / memverifikasi transaksi bisnis asset kripto sesuai jumlah coin yang di miliki.

Asset kripto atribut dari jaringan Terra ialah LUNA. Sebagai sebuah asset kripto yang di pakai untuk memberikan dukungan stablecoin, LUNA tidak mempunyai jumlah supply maksimal karena suplainya selalu menyesuaikan pada jumlah stablecoin yang tersebar.

Jalinan mutual UST dan Luna Sebagai stablecoin, harga Terra USD (UST) di banderol 1:1 pada asset cadangan seperti dollar AS / emas. Ini bermanfaat untuk memberikan keyakinan investor jika harga stablecoin tetap sekitar 1 dollar AS . Maka dalam kata lain, saat turun, harga satu UST akan di jaga tidak jauh di bawah 1 dollar AS atau sama dengan Rp 14.651 saat informasi ini di catat.

Bagaimana Cara Kerja Terra Luna?

Sebagai mata uang digital, stablecoin Terra bisa di pakai seperti mata uang fiat, tetapi dengan faedah tambahan blockchain yakni buku besar yang tidak bisa di ubah, transaksi bisnis instant, waktu penuntasan yang bisa lebih cepat, dan ongkos yang lebih murah.

Tidak seperti USDT dan USDC, stablecoin Terra tidak di sokong oleh dolar, won Korea, atau mata uang fiat yang lain. Sebagai tukarnya, Terra keluarkan stablecoin algoritmik seperti UST yang di tanggung oleh asset kripto Terra, yakni token LUNA.

Terra mengawasi harga UST masih tetap sama dengan dolar lewat asset LUNA yang dapat di ganti jadi UST oleh pemakai Terra. Mekanisme penukaran dan pembakaran LUNA ini memberikan keuntungan UST dan LUNA karena supply LUNA terus akan menyusut bersamaan dengan pemakaian UST yang bertambah (menjadikan LUNA makin sangat jarang). Algoritme Terra membuat supply token LUNA alami kontraksi dan pengembangan tergantung ke keinginan pada UST dan stablecoin Terra yang lain.

Jika ini terjadi, nilai ke-2 nya terus akan turun dan membuat transisi death spiral. Transisi death spiral ialah keadaan di mana Terra harus terus membuat LUNA baru untuk jaga nilai UST pada $1 dollar AS. Ini lalu tekan harga LUNA hingga dia ikut menurun drastis. Transisi ini selalu berulang-ulang hingga dia akan merusak harga token LUNA dan UST. Pada tahapan ini, perlu interferensi keuangan besar dari Prosedur Terra untuk menyelematkan harga ke-2 token itu.

Di luar hubungan LUNA dan UST, Terra sendiri sebagai basis blockchain yang memakai mekanisme proof-of-stake. Ini maknanya kamu dapat lakukan staking dalam jaringan Terra. Di samping itu, Terra mempunyai kompetensi smart contract dan menjadi dasar untuk membuat ekosistem DeFinya sendiri. Bukti ini menambahkan nilai Terra sebagai sebuah project yang mempunyai utilitas dan manfaat bermacam.

Apa yang Membuat Terra Luna Unik?

  • Asset deflasioner Terra: Sebagai asset kripto, LUNA mempunyai peranan unik karena suplainya terus akan menyusut dengan pembakaran saat di ubah jadi stablecoin. Ini membuat LUNA mempunyai nilai yang teori terus akan bertambah
  • Pabrik Stablecoin: Peranan khusus Terra ialah membuat bermacam asset stablecoin yang dapat di pakai untuk pembayaran digital.
  • Pembayaran digital versi blockchain: Beragam asset stablecoin Terra akan di pakai dalam pembayaran yang manfaatkan tehnologi blockchain.

LUNA, seperti asset kripto yang lain, mempunyai volatillitas yang lumayan tinggi. Karena harga yang naik-turun ikuti pasar kripto, khususnya harga bitcoin sebagai asset menguasai cryptocurrency. Di sini stablecoin seperti UST memiliki peran penting. Sebagai stablecoin yang di buat untuk mempunyai nilai konstan, UST bisa di handalkan sebagai media penyimpan.

Bagaimana Cara Membeli Terra Luna?

Menaruh dana dalam stablecoin penting saat keadaan pasar sedang naik-turun dengan pengurangan dan peningkatan yang umum terjadi tiap hari. Pemakaian stablecoin kerap di laksanakan oleh beberapa investor eksper sebagai management risiko. Tetapi, stablecoin yang di tanggung algoritme seperti UST mempunyai risiko semakin tinggi di bandingkan stablecoin riil seperti USDC dan USDT. Sebagai investor, kamu perlu memerhatikan ini. Banyak cara untuk membeli coin luna ini, banyak exchanger besar diseluruh dunia menyediakan coin terra luna diantaranya adalah :

  1. Cara Membeli Coin Luna di Binance

  2. Bagaimana Membeli Coin Luna di Indodax

  3. Gimana Membeli Coin Luna di Tokocrypto

  4. Cara Membeli Coin Luna di Pintu

  5. Cara Membeli Coin Luna di Pluang

Penulis & Jurnalis Menetap di Goa Sunyi

Apa Itu Terra LUNA? Cara Beli, Cara Kerja & Kelebihannya