Apa Itu Cryptocurrency? Kelebihan dan Kekurangannya

/ 204 Views

Apa Itu Cryptocurrency?

Apa Itu Cryptocurrency?

Cryptocurrency tahun ini begitu fenomenal terlebih banyak orang yang ingin tahu apa itu Cryptocurrency. Cryptocurrency ialah mata uang digital yang di jamin oleh kriptografi, maksudnya adalah mata uang yang nyaris mustahil untuk bisa dipalsukan. Jaringan yang terdesentralisasi berdasarkan dari teknologi blockchain sebagai bank penyimpanan data secara global. Crypto sendiri “merujuk pada beragam algoritme enkripsi dan tehnik kriptografi yang membuat perlindungan entri ini, seperti enkripsi kurva elips, public-private key pairs, dan peranan hashing.

Tipe Cryptocurrency

Berbasiskan blockchain pertama ialah Bitcoin, yang masih jadi yang terpopuler dan paling bernilai. Sekarang ini, ada beberapa ribu mata uang kripto alternative dengan beragam peranan dan fitur. Beberapa mata uang digital yang saat ini sangat populer setelah Bitcoin adalah, Sandbox, Mana, Aave, Cardano, Algorand, Solana, Ethereu, Binance, XRP dan masih banyak lagi koin populer lainnya untuk investasi jangka panjang.

Untung Rugi Cryptocurrency

Janjikan keringanan dalam mentransfer dana langsung di antara dua pihak, tanpa perlu pihak ke-3 yang paling di percaya seperti bank atau perusahaan kartu credit. Kerugiannya, karakter semi-anonim transaksi bisnis cryptocurrency membuat benar-benar pas untuk beberapa aktivitas ilegal, seperti pencucian uang dan penggelapan pajak. Tetapi, simpatisan cryptocurrency sering sangat menghargai anonimitas mereka, mencuplik kegunaan privacy seperti pelindungan untuk pelapor atau aktivis yang hidup di bawah pemerintah yang represif.

Konsep Dasar Cryptocurrency

Agar semakin memahami cryptocurrency, ada beberapa konsep dasar yang harus di baca/di pelajari untuk pemula diantaranya sebagai berikut :

Digital : Cryptocurrency ialah uang digital / virtual, hingga tidak mempunyai bentuk riil seperti uang coin atau uang kertas.

Peer-to-peer : Cryptocurrency diteruskan dari pengirim kepada yang menerima lewat cara online.

Global : Memiliki sifat global dan berlaku di semua negara sepanjang negara itu mengaku cryptocurrency.

Dienkripsi : Tidak seperti rekening bank yang memakai nama asli, identitas asli tidak di pakai dalam account cryptocurrency. Pemakai di selinapkan tapi semuanya orang bisa melihat semua transaksi bisnis yang terjadi di blockchain. Disamping itu, tidak ada batas atau ketentuan buat apa transaksi bisnis dipakai.

Terdesentralisasi : Bank tidak berperanan sebagai pusat penyimpanan uang. Cryptocurrency tidak di atur oleh server pusat, itu penyebabnya disebutkan terdesentralisasi.

Truthless : Pemakai bisa sama-sama mengirimi uang lewat cara online tak perlu mempercayakan uang atau data kepada pihak ke-3 (dalam masalah ini pihak bank).

Kelebihan Cryptocurrency

  1. Tiap orang bisa mempunyai dan berbisnis dengan cryptocurrency di mana saja dan kapan saja. Tidak ada liburan bank, tidak ada batasan negara, dan tidak ada birokrasi.

  2. Lebih tahan pada inflasi moneter. Sebagai contoh, Bitcoin cuma ada tidak lebih dari 21 juta bitcoin.

  3. Tersedianya yang terbatas ini di tujukan supaya nilainya bertambah. Tidak seperti uang bank yang tetap di ciptakan, bitcoin yang terbatas membuat lebih tahan pada inflasi.

  4. Terbuka, cepat, dan ringkas.

  5. Terlindungi dari pencurian identitas.

Kekurangan Cryptocurrency

  1. Karena tidak memakai identitas asli, rawan di pakai dalam kegiatan ilegal seperti pencucian uang.

  2. Volatilitas tinggi, yakni nilai mata uang dapat mendadak naik / turun dengan drastis dan dalam sekejap.

  3. Nilai mata uang yang susah di prediksikan.

  4. Tidak berlaku untuk jual-beli jasa di Indonesia.

Istilah – Istilah Penting Crypto

Secara simpel uang kripto bisa di simpulkan sebagai uang digital. Tetapi saat Anda ingin melakukan investasi di cryptocurrency ada banyak istilah penting yang perlu di mengerti. Berikut beberapa istilah penting itu :

Bull Market : istilah yang di pakai saat keadaan pasar sedang naik.

Market Bear : kontradiksi dari bull market, market bear atau bear market sebagai istilah saat pasar tengah turun.

FOMO / Fear of Missing Out : istilah yang di pakai untuk menyebutkan investor yang biasanya pemula yang belajar dan gampang untuk ikuti seseorang.

Pump and Dump : istilah ini di pakai untuk memvisualisasikan siasat yang di laksanakan investor crypto. Pump di pakai saat harga mata uang itu sedang bertambah, dan dump istilah yang di pakai saat harga mata uang sedang turun.

Whale : istilah ini di pakai untuk menyebutkan mereka yang mempunyai uang kripto dengan jumlah besar, minimum 5 % dari semua asset digital yang di letakkan di pasar kripto.

FUD / Fear, Uncertainty, and Doubt : sebagai istilah stratgei yang di pakai beberapa investor bila ingin turunkan harga uang kripto agar mereka dapat membeli dengan harga terjangkau.

HODL : istilah yang di pakai untuk permainan kata yang di acak atau anagram.

Rekt : istilah yang di pakai untuk menyebutkan pemain yang kalah. Dalam investasi, istilah ini di pakai buat mereka yang keliru dalam memutuskan contoh jual saat harga terjangkau dan beli saat harga sedang mahal.

No Cointer : istilah yang di pakai untuk menyebutkan orang yang tidak mempunyai asset crypto atau buat mereka yang jual semua mata uang kripto yang mereka punyai.

To The Moon : istilah untuk memvisualisasikan uang kripto yang naik bahkan juga capai puncak di mulai dari nilai sampai jumlah pemasaran.

Cryptoses : sebagai istilah yang di pakai untuk rasa semangat atau rasa ingin tahu yang tinggi pada mata uang kripto.

Periang, Suka Drakor, Hobi Menyanyi

Apa Itu Cryptocurrency? Kelebihan dan Kekurangannya