Apa Itu Blockchain? Kelebihan dan Kekurangannya

/ 213 Views

blockchain

Apa Itu Blockchain?

Perbincangan yang sangat ramai tahun-tahun ini mengenai apa itu Blockchain. Blockchain ialah rangkaian catatan data yang diatur oleh suatu kumpulan komputer yang tidak di miliki oleh satu substansi apapun. Beragam block data ini di amankan dan diikat keduanya dengan memakai konsep kriptografi.

Jaringan di dalamnya tidak memiliki kewenangan pusat, karena di dalamnya ialah catatan buku besar yang di bagikan dan tidak berubah, semua info yang berada di dalamnya terbuka buat siapa saja untuk mereka yang ingin menyaksikannya.

Karena itu, tiap hal yang di bangun dalam blockchain pada intinya memiliki sifat terbuka dan tiap orang yang turut serta di dalamnya bertanggungjawab atas aksi mereka masing-masing.

Di samping itu pun tidak mempunyai biaya transaksi. Hingga, blockchain ialah langkah yang paling simpel tetapi cerdas untuk dapat menyampaikan info dari A ke B secara automatic dan aman.

Block yang berada di dalamnya di verifikasi oleh juta-an computer dan di alokasikan dengan memakai internet. Block yang di verifikasi ini lalu di pertambah ke rantai dan di tebar pada suatu jaringan khusus, lalu membuat catatan dan histori yang unik.

Perbedaan Blockchain dan Cryptocurrency

Cryptocurrency sebagai mekanisme mata uang digital yang di amankan memakai kriptografi. Hingga, mata uang itu tidak bisa di palsukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

Beberapa aset crypto ini memakai tehnologi yang di sebutkan dengan blockchain. Maka, sebagai database yang tidak dapat di tukar atau di ganti. Utamanya, sebagai tehnologi yang di pakai untuk simpan data digital yang tersambung dengan kriptografi.

Ke-2 nya ini berlainan, tetapi sama terkait. Di mana crypto sebagai mata uang digital dan blockchain sebagai tehnologinya dan penyimpanan data digital yang terkait dengan transaksi bisnis cryptocurrency seperti bitcoin.

Langkah Kerja Blockchain

Jika awalnya kita telah pelajari pengertian dan bayangan terkait peranan dan kemampuan dari blockchain, karena itu sebagian dari kita barangkali ada yang bertanya, bagaimanakah cara kerja dari blockchain tersebut? Bagaimana blockchain dapat mempunyai dampak yang kuat?

Maka pada intinya ada tiga karakter khusus dari tehnologi yang membuatnya bisa memperoleh pengakuan yang luas. Ke-3 karakter itu ialah desentralisasi, transparan, dan abadi atau mungkin tidak dapat dirubah.

  • Desentralisasi

Saat sebelum kedatangan BitTorrent dan Bitcoins, sudah lebih dulu hadir layanan terkonsentrasi dengan gagasan dan ide yang simpel. Maka, Anda dapat memiliki substansi terkonsentrasi yang menyimpan semua data dan Anda harus dapat berhubungan cukup dengan substansi itu supaya bisa mendapat info apa saja yang Anda butuhkan.

Contoh yang lain dari mekanisme ini ialah bank. Mereka dapat menyimpan semua uang Anda, dan salah satu langkah untuk dapat membayar seseorang adalah dengan lewat bank tersebut.

Contoh simpel dari hal itu ialah mode client-server tradisional. Saat Anda mencari sesuatu yang simpel di google, karena itu Anda dapat mengirimi keinginan ke server yang seterusnya akan dibalas dengan mengirim satu data berbentuk informasi yang relevan.

Mekanisme terkonsentrasi yang ada sekarang ini sudah memberlakukan kita secara baik sepanjang tahun. Tetapi, didalamnya masih tetap ada banyak kekurangan.

Kekurangan pertama dan yang paling penting ialah karena terpusat, semua data akan di taruh di dalam satu tempat. Hal itu menjadikan sebagai target yang baik untuk beberapa peretas.

Jika mekanisme terkonsentrasi itu melakukan pembaruan atau penyempurnaan, karena itu kita juga harus melakukan penyempurnaan perangkat lunak, dan hal itu akan menghentikan semua mekanisme saat proses sedang berjalan.

Di samping itu, dalam mekanisme yang desentralisasi ini, semua info tidak di letakkan oleh satu substansi tunggal, karena kenyataannya semua orang di jaringan memiliki informasi.

Dalam jaringan desentralisasi ini, jika Anda ingin melakukan hubungan dengan teman, karena itu Anda dapat melakukannya langsung tanpa lewat pihak ke-3 . Perihal ini pula sebagai ideologi khusus di balik bitcoin.

Hanya Anda sendiri yang bertanggungjawab atas pemilikan uang Anda. Anda bisa juga mengirimi uang Anda pada siapa saja yang Anda tentukan tanpa memakai jasa bank.

  • Transparan

Salah satunya ide yang sangat menarik tetapi kerap di salah pahami dalam tehnologi blockchain ialah transparan. Sebagian orang mengeklaim jika blockchain sanggup memberi privacy, sementara yang lain menjelaskan jika blockchain memberi transparan. Mengapa hal itu dapat terjadi?

Karena identitas seorang akan di selinapkan lewat adanya kriptografi yang kompleks dan cuma di wakilkan dengan alamat publik mereka. Maka, saat Anda ingin cari kisah transaksi bisnis seorang, karena itu Anda tidak dapat melihatnya.

Maka meskipun memang identitas asli dari orang itu aman, tetapi Anda bisa menyaksikan semua transaksi bisnis yang sudah di lakukan oleh alamat publik mereka.

Tingkat transparan semacam ini sebelumnya tidak pernah berada di dalam mekanisme keuangan. Hal itu menambah tingkat responsibilitas yang extra yang sebetulnya benar-benar di butuhkan untuk beberapa instansi keuangan, seperti bank.

  • Abadi

Kekekalan dalam kerangka blockchain ialah jika sekali suatu hal telah di inputkan ke blockchain, karena itu suatu hal itu tidak dapat di rusak. Ini pasti penting untuk instansi keuangan seperti perbankan.

Keamanan Mekanisme Blockchain

Bicara berkenaan keamanannya, mekanisme blockchain ialah memanfaatkan kode-kode unik untuk membuatnya susah di jebol oleh seseorang. Peranannya hampir serupa dengan sidik jari yang Anda pakai pada beberapa data digital yang dimiliki. Dengan pemberian code unik itu, data Anda akan jadi lebih aman dan orisinal.

Karena, hanya Anda /orang berkaitan yang memiliki hak dan dapat untuk masuk ke akses data. Code unik pada Blockchain ialah berbentuk nilai karakter panjang. Dengan demikian, bila nanti terjadi proses peretasan atau pembobolan, prosesnya semakin lebih lama atau cukup tidak mungkin untuk dapat di laksanakan karena susahnya menerka code unik itu.

Type – Tipe Blockchain

Tahukah Anda bila cryptocurrency memakai beragam type yang lain? Selama ini, ada 3 type, yakni Publik, Private dan Konsorsium. Berikut penuturannya :

  • Blockchain Publik

Blockchain public sebagai tipe yang di perkembangkan secara bersama oleh public. Siapa saja dapat untuk turut dalam meningkatkan ini karena karakternya yang terbuka untuk publik.

Blockchain ini dipandang terdesentralisasi seutuhnya, dengan kontrol yang tidak di tangan pribadi atau barisan tertentu.

  • Blockchain Private

Tipe yang lain dari blockchain ialah Private. Berlainan dari mulanya, Blockchain Private tidak tawarkan akses secara terbuka. Type ini tidak dapat untuk di jangkau oleh public. Bahkan juga untuk source kode juga tidak di publikasi oleh pengembangnya.

Hanya individu, anggota barisan atau kelompok intern dari perusahaan pemilik project itu yang memiliki akses Blockchain Private. Umumnya, ini di pakai untuk kebutuhan database dan penelitian dari satu jasa atau produk dari sebuah perusahaan.

  • Blockchain Konsorsium

Blockchain Konsorsium ialah yang di perkembangkan satu barisan bersama untuk kebutuhan atau arah tertentu. Secara simpel, Blockchain Konsorsium sebagai tipe Private yang di perbedayakan atau di perkembangkan oleh lebih satu barisan.

Blockchain Konsorsium ini bisa di saksikan sebagai semi-terdesentralisasi dan kerap di hubungkan pada beberapa perusahaan yang berkelompok dan bersinergi sama untuk memanfaatkan tehnologi itu buat meningkatkan performa dari bisnis.

Peranan dan Keunggulan Blockchain

Adapun peranan dan keunggulan yang umum kita ketahui ialah seperti berikut :

1. Membuat Barang Digital Jadi Suatu hal yang Unik

Sejak munculnya internet, beberapa pakar dalam sektor tehnologi terus cari langkah berkenaan bagaimana dapat membuat beberapa hal seperti musik dengan file mp3 bisa di pindahkan secara mudah, tanpa batasan, dan tanpa proses settlement ke penjuru dunia. Blockchain adalah inovasi yang mewujudkannya.

2. Data Aman

Kelebihan yang lain dari ialah mekanisme keamanannya yang di jumpai cukup bagus untuk melindungi data Anda. Mengingat penyimpanannya ada dalam beberapa computer, karena itu data Anda akan terbebas dari hacker.

3. Menghilangkan Middleman

Ada tehnologi Blockchain, sama seperti yang di sebutkan awalnya bila memungkinkan untuk terjadi transaksi bisnis secara peer to peer di antara konsumen dengan penyuplai jasa / supplier yang sekarang banyak terkuasai middleman basis tehnologi. Hingga, memungkinkannya Anda melakukan transaksi bisnis secara berdikari.

4. Mengupdate “Sharing Economy”

Sharing economy umumnya membatasi para pemakai untuk memakai jasa atau program milik basis tertentu hingga penyuplai itu bisa menarik atau mengenakan biaya. Namun, Blockchain ialah tempat di mana Anda dapat berbisnis tanpa middleman hingga tidak ada biaya apa saja.

5. Data Pada Pemakai atau Konsumen

Ada tehnologi Blockchain ini, pemilikan data menjadi ada di konsumen dan tidak terkuasai oleh platform-platform tehnologi besar. Hingga bila Anda ingin menjual atau tidak data Anda itu dapat terserah diri kita.

6. Transparan dan Immutabilitas

Peralihan di Blockchain Publik dapat untuk disaksikan dengan terbuka dan transparan oleh seluruh pihak yang membuat. Transaksi bisnis itu pun tidak dapat berbeda, hingga tidak seorangpun bisa menghapusnya.

7. Transaksi bisnis Lebih Cepat

Transaksi bisnis antara bank pasti dapat memerlukan waktu sampai beberapa lama atau sekian hari untuk penuntasan akhir dan kliring, di tambah di saat di luar jam kerja. Tetapi, dengan transaksi bisnis, OctoMate bisa mengurangi waktu transaksi bisnis dengan perhitungan menit sepanjang 24 jam penuh.

Langkah Blockchain Untuk Mengubah Dunia

Blockchain di sebut sebagai tehnologi baru yang sanggup mengganti dunia. Tehnologi ini mempunyai daya magnet tertentu di mata pemakainya, seperti beberapa poin berikut :

  • Dapat Meningkatkan Hubungan P2P

Dengan tehnologi ini, hubungan peer-to-peer (P2P) tetap di pertingkat tanpa memerlukan sebuah mediator. Seperti transisi mata uang digital atau cryptocurrency yang tidak membutuhkan kedatangan broker professional.

  • Memberi Kendalian Penuh atas Asetnya

Asset yang ada dalam blockchain lewat mata uang cryptocurrency tidak mempunyai beberapa aturan atas pengaturan asset seperti pada perbankan. Jika bank itu pailit, asset yang di letakkan bisa jadi tidak balik lagi.

Berlainan dengan asset kripto yang di letakkan memakai tehnologi blockchain. Tiap orang mempunyai kontrol penuh atas asset mereka tanpa terdiam dengan peraturan bank sentra atau pemerintahan di tempat. Pemakai dapat mengurus sendiri lewat crypto wallet yang bebas di jangkau kapan saja.

  • Menggerakkan Perkembangan Ilmiah

Sanggup mengganti perkembangan ilmiah yang di temui dengan memberi akses ke seluruh orang lewat data real-time. Hingga, beberapa data di blockchain yang terbuka bisa di jangkau dan di atur untuk kebutuhan riset oleh semua kelompok.

  • Menawarkan Konsistensi

Inflasi dan ketakstabilan selalu di rasakan oleh mata uang fiat yang biasa di pakai di beberapa negara. Inflasi di karenakan oleh pemerintahan lewat bank sentra dapat mencetak uang sebanyak yang mereka mau.

Namun, asset kripto yang di letakkan dengan tehnologi blockchain dapat menghindar inflasi itu karena ketahanannya akan inflasi. Khususnya pada Bitcoin yang tidak dapat di produksi selama-lamanya dan hanya ada 21 juta saja di penjuru dunia.

  • Mampu Meningkatkan Crowdfunding

Crowdfunding sebagai langkah yang makin terkenal untuk beberapa pebisnis untuk mengumpulkan uang produk mereka. Investor dapat melakukan investasi kecil untuk kurangi resiko saat proses penghimpunan dana perusahaan.

Asset kripto sanggup di jadikan alat untuk crowdfunding yang cepat, efektif dan struktural karena memakai jaringan blockchain yang kuat dan susah untuk dipalsukan.

Rintangan untuk Blockchain

Sebagai tehnologi digital, tantangan-tantangan yang di temui blockchain ialah seperti berikut.

1. Sebagai Tehnologi Baru Lahir

Tehnologi yang baru ramai di kenali dalam tahun-tahun ini. Ini di harap dapat di gunakan secara luas sampai sanggup menangani permasalahan rintangan seperti kecepatan dalam transaksi bisnis, proses klarifikasi, atau pembatasan data.

2. Memerlukan Energi Besar

Rintangan yang lain dapat di lihat dari jumlahnya energi yang di perlukan. Beberapa daya computer yang besar di butuhkan oleh beberapa penambang asset kripto pada jaringan Blockchain.

3. Permasalahan Pada Kredibilitas

Tawarkan jalan keluar yang memerlukan peralihan berarti pada mekanisme yang ada. Oleh karena itu, perusahaan sebaiknya membuat taktik peralihan untuk mengubah itu.

4. Status Ketentuan yang Masih Belum Tentu

Mata uang baru atau kekinian yang datang pada intinya di buat dan di tata oleh pemerintahan. Hingga, rintangan ialah menghadapi permasalahan pada hal implementasi atau adopsi oleh instansi keuangan yang ada jika status ketentuan pemerintahan belum juga di putuskan.

5. Biaya

Memang tawarkan penghematan yang banyak dan hebat pada hal biaya transaksi bisnis dan waktu. Namun pada hal biaya modal awal yang cukup tinggi menjadi penghambatnya.

Penulis & Jurnalis Menetap di Goa Sunyi

Apa Itu Blockchain? Kelebihan dan Kekurangannya